Selamat Datang di Website Blog TPP Provinsi Kepri

"Mengabdi Sepenuh Hati, Membangun Kemandirian Desa di Bumi Kepulauan Riau." Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan Untuk Indonesia

slide 1

Kemendesa PDT Lakukan Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih.

slide 2

Peringatan Hari Desa 2026 Kemendes PDT Targetkan Peningkatan Ekonomi Warga.

slide 3

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Kemendes PDT Sukseskan Program Prioritas Nasional.

slide 4

Gema Bakti Nusantara 2026 di PLBN Serasan. Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri. Selangkah Lebih Nyata, Masyarakat Sehat, Sadar Hukum dan Peduli Keselamatan di Laut.

TPP Provinsi Kepulauan Riau

Pembagian Makanan Kepada Anak Siswa/i TK dari Hasil Budidaya Kepiting Oleh Bumdes Ringau Jaya.

Tampilkan postingan dengan label Natuna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Natuna. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juni 2026

Sinergi Amankan Kuota: Kecamatan Serasan Timur Gelar Sosialisasi Ketat Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran

Hasbullah Sekcam Serasan Timur & Pramudya Ananta Kasi PMD pada Rapat Sinergi
Pemerintah Kecamatan Serasan Timur Bersama Nelayan, 12-6/2026, Sumber : Fandi

TPP SERASAN TIMUR - NATUNA : Pemerintah Kecamatan Serasan Timur menggelar rapat sosialisasi krusial terkait mekanisme dan regulasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya bagi sektor perikanan tangkap. Kegiatan yang berlangsung diruang rapat Kantor Kecamatan Serasan Timur ini diinisiasi untuk memetakan kembali kebutuhan riil serta memastikan kuota solar subsidi yang dialokasikan oleh pemerintah dapat terserap secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Serasan Timur, Hasbullah. Dalam sambutan pembukanya, Hasbullah menegaskan bahwa penataan administrasi BBM subsidi bukan untuk mempersulit masyarakat, melainkan bentuk perlindungan hukum bagi nelayan lokal diwilayah perbatasan agar hak-hak mereka tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"BBM bersubsidi ini adalah hak rakyat kecil, khususnya para nelayan kita di Serasan Timur yang ruang gerak ekonominya sangat bergantung pada ketersediaan solar. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa penyaluran ditingkat pangkalan harus berjalan sesuai regulasi yang ketat. Pemerintah kecamatan memegang komitmen penuh untuk mengawal ini agar tidak ada lagi kelangkaan akibat administrasi yang semrawut," ujar Hasbullah dalam pernyataannya.

Pengetatan Regulasi dan Persyaratan Administrasi

Materi teknis dan pemetaan kuota disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Serasan Timur, Pramudya Ananta. Dalam paparannya, Pramudya membedah rasio antara kuota yang tersedia dengan grafik kebutuhan riil nelayan di seluruh desa dampingan. Ia menggarisbawahi bahwa setiap liter solar subsidi yang keluar harus dapat dipertanggungjawabkan melalui dokumen hukum yang sah.

Rapat Sinergi Pemerintah Kecamatan Serasan Timur Bersama Nelayan, 12-6/2026, Sumber : Fandi

Pramudya menjelaskan, berdasarkan regulasi terbaru dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nelayan diwajibkan melengkapi enam instrumen dokumen utama untuk mendapatkan Surat Rekomendasi Pembelian BBM Subsidi. Dokumen tersebut meliputi:
  1. Identitas Nelayan (KTP/KK): Sebagai basis data validasi domisili dan profesi riil.
  2. Kartu e-KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan): Sebagai identitas tunggal profesi kelautan yang terintegrasi dipusat.
  3. e-BKP (Bukti Pencatatan Kapal Elektronik): Untuk memverifikasi kapasitas mesin kapal dibawah 5 Gross Tonnage (GT).
  4. e-Pas Kecil: Sebagai sertifikat kebangsaan kapal dan bukti legalitas keselamatan berlayar.
  5. NIB (Nomor Induk Berusaha): Dokumen legalitas usaha mikro yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha mandiri.
  6. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)  adalah nomor identitas resmi yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada wajib pajak. Nomor ini digunakan sebagai tanda pengenal dalam mengurus segala administrasi perpajakan.
"Kami menemukan dilapangan banyak nelayan yang mengeluh tidak kebagian kuota, setelah dicek ternyata semua dokumen mereka sudah kedaluwarsa atau bahkan belum terdaftar. Kita harus bermigrasi ke sistem digital ini. Jika keenam syarat ini terpenuhi, data akan langsung dikunci disistem dan hak solar subsidi nelayan dipastikan aman," tegas Pramudya Ananta.

Rapat Sinergi Pemerintah Kecamatan Serasan Timur Bersama Nelayan, 12-6/2026, Sumber : Fandi

Langkah Tindak Lanjut

Melalui rapat sosialisasi ini, Pemerintah Kecamatan Serasan Timur bersama pendamping desa dan perwakilan kelompok nelayan sepakat untuk segera membuka posko fasilitasi administrasi ditingkat desa. Langkah jemput bola ini diambil untuk membantu para nelayan yang kesulitan melakukan penginputan data administrasi tersebut secara mandiri karena keterbatasan jaringan internet.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk memperketat pengawasan di pangkalan BBM kompak. Diharapkan dengan sinergi administrasi yang rapi, pemanfaatan energi subsidi diwilayah perbatasan Kabupaten Natuna pada tahun anggaran berjalan ini dapat mendorong produktivitas ekonomi pesisir secara maksimal dan berkeadilan.

Rabu, 22 April 2026

Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri: Lintas Instansi Perkuat Sinergi di Pulau Serasan melalui Gema Bakti Nusantara 2026

Kegiatan Kolaborasi di Ujung Negeri di PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026)

TPP Kepri – Serasan : Semangat kolaborasi membangun negeri terpancar kuat diperbatasan paling utara Indonesia. Dengan mengusung tema "Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri", kegiatan Gema Bakti Nusantara 2026 sukses diselenggarakan di Gedung PLBN Serasan pada Rabu, 22 April 2026. Acara ini menjadi momentum bersejarah yang mempertemukan berbagai pilar kepemimpinan daerah dan pusat untuk bersinergi demi kesejahteraan masyarakat diwilayah kepulauan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Dr. Erwin Indrapraja, S.H, M.H. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya integrasi program antar instansi diwilayah perbatasan. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Natuna, Danlanud Raden Sadjad, perwakilan Kantor Pertanahan (Kantah) Natuna, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM. Basarnas Kabupaten Natuna dan Kemenerian PUPR, menegaskan bahwa pembangunan wilayah terdepan memerlukan keterlibatan seluruh lini, baik dari aspek hukum, pertahanan, pertanahan, hingga keselamatan jiwa.
Peserta kegiatan Kolaborasi di Ujung Negeri di PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026)

“Kehadiran kami disini adalah bentuk komitmen bahwa negara hadir disetiap jengkal tanah air. Kolaborasi ini adalah kunci agar program pemerintah, mulai dari kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi, dapat menyentuh masyarakat secara langsung dan tepat sasaran,” ujar salah satu unsur pimpinan dalam arahannya.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran jajaran pemangku kepentingan lokal. Tampak hadir Camat Serasan dan Camat Serasan Timur, beserta seluruh Kepala Desa dan perangkat desa dari kedua kecamatan tersebut. Tidak ketinggalan, garda terdepan pemberdayaan masyarakat seperti Pendamping Desa, Pendamping Koperasi, serta Ketua dan pengurus koperasi se-kecamatan Serasan turut berperan aktif dalam rangkaian kegiatan ini.
Peserta kegiatan Kolaborasi di Ujung Negeri di PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026)

Selain layanan pengobatan gratis yang disediakan oleh RSAU dr. Yuniati WK, simulasi penyelamatan laka kapal oleh Basarnas serta bakti sosial pembagian sembako kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi strategis. Para pendamping desa dan pengurus koperasi memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai penguatan ekonomi desa serta aspek legalitas pengelolaan aset desa dibawah pengawasan Kejaksaan dan Kantor Pertanahan.

Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi struktur ekonomi dan sosial di Serasan. Dengan adanya pendampingan dari berbagai ahli dibidangnya, tata kelola desa dan koperasi diharapkan semakin transparan dan berdaya saing.

Acara ditutup dengan Malam Keakraban yang mempertemukan para pejabat teras dengan tokoh masyarakat setempat. Suasana hangat tersebut menjadi bukti bahwa jarak geografis "Ujung Negeri" bukan menjadi penghalang bagi terciptanya kolaborasi pengabdian yang nyata, tulus, dan berkelanjutan bagi rakyat Indonesia diperbatasan.


Penulis : Fandi
Editor : TPP Prov. Kepri
Copyright TPP Prov. Kepri @2026

Gema Bakti Nusantara 2026: RSAU dr. Yuniati WK dan Basarnas Gelar Pengobatan Gratis Serta Simulasi Keselamatan di Pulau Serasan

Foto PLBN Serasan, Sumber : Fandi, 22/4-2026

TPP KEPRI - Serasan : Semangat kepedulian sosial dan kesiapsiagaan bencana menyelimuti Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Melalui program bertajuk "Gema Bakti Nusantara 2026", kolaborasi lintas instansi antara RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani (Lanud Raden Sadjad) dan Basarnas Kabupaten Natuna menggelar serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dipusatkan di Gedung PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Serasan pada Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan yang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB ini menarik perhatian luas dari warga didua kecamatan, yakni Serasan dan Serasan Timur. Agenda utama yang menjadi magnet bagi warga adalah layanan pengobatan gratis. Dalam pelaksanaannya, tim medis dari RSAU dr. Yuniati WK menyediakan berbagai layanan kesehatan primer hingga spesialis, mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pembersihan telinga, serta konsultasi dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT).
Flayer Pemberitahuan kegiatan gema bakti nusantara, Sumber WAG, 22/4-2026

Layanan ini dianggap sangat krusial mengingat akses terhadap dokter spesialis diwilayah kepulauan seringkali memerlukan perjalanan jauh ke pusat kabupaten. Dengan hadirnya para tenaga medis profesional langsung ditengah masyarakat, warga dapat melakukan deteksi dini terhadap keluhan kesehatan yang mereka alami tanpa dibebani biaya.

Selain fokus pada aspek kesehatan fisik, Gema Bakti Nusantara 2026 juga menekankan pada aspek keselamatan jiwa dilaut. Mengingat Natuna didominasi oleh wilayah perairan, Basarnas Kabupaten Natuna dibawah koordinasi Kakansar Abdul Rahman, SE, menggelar simulasi penanganan kecelakaan kapal (Laka Kapal). Simulasi ini melibatkan personel terlatih yang memeragakan prosedur penyelamatan korban tenggelam dan evakuasi medis darurat diperairan.

"Kegiatan ini bukan sekadar simulasi rutin, melainkan upaya edukasi agar masyarakat maritim kita memiliki gambaran yang jelas mengenai langkah-langkah penyelamatan jika terjadi situasi darurat dilaut," ujar perwakilan penyelenggara disela-sela kegiatan.
Flayer Pemberitahuan kegiatan gema bakti nusantara, Sumber WAG, 22/4-2026.

Kemeriahan acara ini tidak hanya berhenti pada agenda formal dan teknis. Sebagai bentuk penguatan tali silaturahmi, panitia juga menyelenggarakan Malam Keakraban bersama masyarakat Serasan dan Serasan Timur. Momen ini menjadi ruang dialog santai antara aparat, tenaga medis, dan warga lokal demi menciptakan harmoni dalam bermasyarakat.

Pelaksanaan kegiatan di PLBN Serasan juga memberikan simbol tersendiri mengenai kehadiran negara diwilayah garda terdepan NKRI. Fasilitas PLBN yang megah dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan publik, membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur diperbatasan selaras dengan peningkatan kualitas hidup manusianya.

Antusiasme warga yang akan hadir menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dinantikan. Diharapkan, melalui Gema Bakti Nusantara 2026, tingkat kesehatan masyarakat meningkat dan kesadaran akan keselamatan dilaut semakin tertanam kuat, menjadikan masyarakat Serasan tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan geografis wilayahnya.



Penulis : Fandi
Editor : Admin
Copyright : TPP Kepri @2026