Selamat Datang di Website Blog TPP Provinsi Kepri

"Mengabdi Sepenuh Hati, Membangun Kemandirian Desa di Bumi Kepulauan Riau." Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan Untuk Indonesia

slide 1

Kemendesa PDT Lakukan Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih.

slide 2

Peringatan Hari Desa 2026 Kemendes PDT Targetkan Peningkatan Ekonomi Warga.

slide 3

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Kemendes PDT Sukseskan Program Prioritas Nasional.

slide 4

Gema Bakti Nusantara 2026 di PLBN Serasan. Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri. Selangkah Lebih Nyata, Masyarakat Sehat, Sadar Hukum dan Peduli Keselamatan di Laut.

TPP Provinsi Kepulauan Riau

Pembagian Makanan Kepada Anak Siswa/i TK dari Hasil Budidaya Kepiting Oleh Bumdes Ringau Jaya.

Sabtu, 25 April 2026

Masyarakat Kecamatan Serasan Timur Kabupaten Natuna Tagih Janji Pembangunan: "Gubernur Menang Mutlak di Sini, Saatnya Perhatikan Nasib Kami"

Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026.

TPP Kepri - Serasan Timur : Agenda reses Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Marzuki, SH, di Gedung Serbaguna Desa Arung Ayam baru-baru ini menjadi panggung bagi masyarakat pesisir untuk menitipkan pesan kuat dan terbuka kepada Gubernur Kepulauan Riau. Masyarakat di Kecamatan Serasan Timur dan sekitarnya secara lantang mengingatkan kembali komitmen pemerintah provinsi terhadap wilayah yang menjadi basis suara kemenangan signifikan bagi Gubernur saat ini.

Dalam forum tersebut, selain menyampaikan usulan teknis, masyarakat secara emosional menyampaikan bahwa loyalitas mereka pada masa pemilihan lalu seharusnya berbanding lurus dengan perhatian pembangunan saat ini. Suara mayoritas yang diraih Gubernur di Serasan merupakan bentuk kepercayaan besar yang kini ditagih perwujudannya melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.
Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026.

Arfandi Ketua Nelayan Desa Air Ringau menyuarakan hal ini dan menekankan bahwa masyarakat tidak hanya butuh janji, melainkan bukti nyata berupa bantuan sarana prasarana yang sudah lama diusulkan.

"Kami meminta Bapak Gubernur untuk melihat langsung ke bawah. Di Serasan Timur, suara kemenangan Bapak sangat signifikan. Kami sudah memberikan kepercayaan penuh, jadi tolong perhatikan potensi perikanan tangkap, budidaya, dan pengolahan kami. Kami butuh rehabilitasi pondasi jembatan yang roboh, perpanjangan pelantar rakyat di Kampung Air Peluntan, Pak Tambi dan Pak Ras. Pelabuhan ini adalah urat nadi ekonomi kami," ungkap Fandi dihadapan anggota DPRD dan perangkat desa.

Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026.

Lebih lanjut ditempat terpisah, masyarakat lain yang hadir juga menambahkan bahwa mereka merasa dianaktirikan jika usulan-usulan krusial seperti perbaikan jalan pasca-longsor 2023 terus tertunda. Mereka mendesak agar Gubernur Kepri menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk memprioritaskan Serasan Timur sebagai wilayah perbatasan yang strategis.

Selain infrastruktur fisik, masyarakat mengusulkan program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Air Ringau serta program pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu nelayan dan UMKM. Harapannya, Gubernur dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk hilirisasi hasil laut dan UMKM agar nilai tambah ekonomi tetap dinikmati oleh masyarakat lokal, bukan hanya pihak luar.

Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026.

Menanggapi tuntutan yang sarat akan harapan tersebut, Marzuki, SH berjanji akan menjadikan poin ini sebagai catatan utama dalam laporannya ke tingkat provinsi. Ia mengakui bahwa aspirasi masyarakat Serasan Timur memiliki dasar moral yang kuat mengingat kontribusi suara mereka dalam menentukan kepemimpinan di Kepri.

Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026.

"Suara masyarakat Serasan Timur adalah amanah yang sangat besar. Saya selaku wakil rakyat di DPRD Provinsi akan terus menyuarakan dan mengingatkan Pemerintah Provinsi bahwa ada 'utang' pembangunan yang harus segera dilunasi di sini. Potensi laut kita luar biasa, dan sudah selayaknya Pemerintah Provinsi memberikan porsi anggaran yang adil dan nyata untuk pemulihan infrastruktur serta penguatan ekonomi nelayan," pungkas Marzuki menutup kegiatan reses tersebut.


Penulis : Fandi
Editor : TPP Prov. Kepri
Copyright TPP Prov. Kepri @2026

Serap Aspirasi di Arung Ayam, Marzuki, SH Anggota DPRD Kepri Fraksi Gerindra Komitmen Kawal Pokir Infrastruktur dan Nelayan

Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026

TPP Kepri - Serasan Timur : Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Daerah Pemilihan (Dapil) 7 (Natuna-Anambas) dari Fraksi Partai Gerindra, Marzuki, SH, melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Reses Masa Sidang ke-2 Tahun Anggaran 2025-2026. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Arung Ayam, Kecamatan Serasan Timur ini menjadi ajang krusial bagi masyarakat untuk menyampaikan keluh kesah secara langsung kepada wakil rakyatnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Arung Ayam dan Kepala Desa Air Ringau, yang dalam penyampaiannya mengapresiasi kehadiran anggota legislatif tingkat provinsi untuk turun langsung kepelosok desa. Dalam pemaparannya, Marzuki menjelaskan bahwa Reses merupakan masa dimana anggota DPRD yang bekerja diluar gedung parlemen untuk menjumpai konstituen guna menjaring dan menampung aspirasi serta melaksanakan fungsi pengawasan.

Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026

“Semua usulan bapak-ibu sampaikan hari ini akan masuk ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Ini adalah kewajiban konstitusional kami untuk memperjuangkan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD Provinsi agar tepat sasaran sesuai kebutuhan mendesak didesa,” ujar Marzuki.

Forum diskusi berlangsung dinamis. Burhan, Ketua PHBI Kecamatan Serasan Timur, menyuarakan kekecewaan terkait lambatnya realisasi rehabilitasi jembatan dan jalan yang rusaknya akibat bencana tanah longsor tahun 2023. Senada dengan itu, Jusli dari pengurus Masjid Al-Barokah Desa Arung Ayam menyampaikan masalah administratif terkait dana masjid yang telah disalurkan melalui oknum pengurus ditingkat kecamatan namun kegiatannya belum terealisasi.
Silaturahmi & Reses Anggota DPRD Prov. Kepri Dapil 7, Marzuki, SH, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026

Menangapi hal tersebut, Marzuki menegaskan akan segera melakukan koordinasi lintas komisi. “Terkait infrastruktur pasca-longsor, ini menjadi prioritas mendesak. Kami akan memanggil dinas terkait untuk mengatasi kendala teknis dilapangan. Sementara untuk masalah dana masjid, saya sarankan dilakukan mediasi tingkat kecamatan, dan saya akan ikut mengawal agar transparansi tetap terjaga,” tegasnya.


Penulis : Fandi
Editor : TPP Prov. Kepri
Copyright TPP Prov. Kepri @2026

Demi Transparansi, Desa Air Nusa Selenggarakan Pelatihan Pengadaan Barang & Jasa di Desa

Seluruh Peserta Pelatihan Pengadaan Barang & Jasa di Desa Air Nusa, Sumber Foto : Fandi, Sabtu 25/4-2026

TPP Kepri - Air Nusa : Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan koridor hukum, Pemerintah Desa Air Nusa, Kecamatan Serasan Timur, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di Desa digedung Serbaguna Sabtu 25/4-2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan otoritas terkait guna memastikan implementasi regulasi ditingkat akar rumput berjalan optimal.

Hadir sebagai narasumber utama sekaligus memberikan pengarahan adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Natuna, Suhadi, SE. Turut mendampingi beliau, Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Ahli Muda DPMD Kabupaten Natuna, Kusterawadi, SE. Kehadiran tim dari dinas teknis ini disambut hangat oleh Camat Serasan Timur, Erwandi, S.Sos, Kepala Desa Air Nusa, Rismayadi, serta Ketua BPD Air Nusa, Arwandi, beserta jajaran anggota BPD dan Pendamping Desa dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang peserta.
Penyampaian dari kepala dinas PMD Kabupaten Natuna, Suhadi, SE, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026.

Acara yang dipusatkan dibalai pertemuan desa ini diikuti oleh seluruh elemen perangkat desa yang terlibat langsung dalam rantai pengelolaan keuangan dan pembangunan, mulai dari Sekretaris Desa (Sekdes), Bendahara Desa, para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Urusan (Kaur), hingga seluruh Kepala Dusun diwilayah Desa Air Nusa.

Dalam sambutan pembukanya, Kepala Desa Air Nusa, Rismayadi, menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan kebutuhan mendesak bagi perangkat desa. Beliau memberikan instruksi tegas kepada jajarannya agar lebih tertib dalam penatausahaan administrasi. "Saya berharap melalui pelatihan ini, seluruh perangkat desa memiliki pemahaman yang sama. Kita harus tertib administrasi sejak dini agar dikemudian hari tidak terjadi permasalahan hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun instansi desa," tegas Rismayadi.

Senada dengan Kades, Camat Serasan Timur, Erwandi, S.Sos, dalam arahannya meminta agar para pengelola keuangan desa bertindak lebih bijaksana dan hati-hati. Menurutnya, pengelolaan keuangan desa yang besar menuntut tanggung jawab yang besar pula. Keamanan dalam bekerja hanya bisa dicapai jika setiap individu patuh pada aturan dan menjaga ketertiban dokumen laporan.
Penyampaian Sambutan dari Kepala Desa Air Nusa, Rismayadi, Sumber : Fandi, Sabtu 25/4-2026.

Puncak pengarahan disampaikan oleh Kepala DPMD Natuna, Suhadi, SE. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas mengenai regulasi terbaru yang mengatur tata cara pengadaan barang dan jasa didesa. Suhadi menekankan bahwa kesalahan yang sering terjadi dilapangan biasanya bersumber dari ketidaktahuan atau kelalaian dalam mengikuti alur regulasi yang ada.

"Pengadaan barang dan jasa didesa memiliki karakteristik tersendiri yang mengutamakan prinsip swakelola dan partisipasi masyarakat. Namun, setiap rupiah yang dikeluarkan harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai regulasi. Jangan sampai ada kesalahan prosedur, mulai dari perencanaan hingga pelaporan, agar pelaksanaan pembangunan di Desa Air Nusa tetap berada pada jalur yang benar dan terhindar dari temuan pemeriksaan," jelas Suhadi didepan para peserta.
Suasana Pelatihan Pengadaan Barang & Jasa di Desa Air Nusa, Sabtu (25/4-2026)

Sementara itu, Kusterawadi, SE selaku PSM Ahli Muda memberikan bimbingan teknis mengenai aspek-aspek detail dokumen yang harus disiapkan oleh TPK (Tim Pengelola Kegiatan). Diskusi interaktif pun terjadi saat perangkat desa berkonsultasi mengenai kendala teknis yang sering dihadapi dilapangan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan Desa Air Nusa dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Serasan Timur dalam hal integritas dan ketepatan pelaksanaan PBJ. Dengan perangkat desa yang kompeten dan paham hukum, percepatan pembangunan desa dapat berjalan selaras dengan rasa aman dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.


Penulis : Fandi
Editor : TPP Prov. Kepri
Copyright TPP Prov. Kepri @2026

Rabu, 22 April 2026

MOHON DUKUNGAN ! BUMDes Air Ringau Jaya Tembus Media Sosial Kemendesa PDTT RI, Bukti Inovasi dari Perbatasan Natuna

Plang Unit Usaha Bumdes Ringau Jaya, Sumber Media Sosial, 22/4-2026

TPP Kepri - Serasan Timur : Prestasi membanggakan kembali diukir oleh desa dari ujung utara Indonesia. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Air Ringau Jaya, yang berasal dari Desa Air Ringau, Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, secara resmi tampil dan diulas dalam kanal media sosial resmi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Republik Indonesia.

Sorotan dari kementerian pusat ini diberikan atas keberhasilan BUMDes Air Ringau Jaya dalam mengembangkan unit usaha budidaya kepiting bakau dan kepiting soka (kulit lunak). Inovasi ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan potensi maritim lokal yang berkelanjutan.

Munculnya profil BUMDes ini diplatform nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis diwilayah perbatasan bukan menjadi penghalang untuk berinovasi. Pengelolaan ekosistem mangrove yang cerdas menjadi nilai tambah yang membuat BUMDes Air Ringau Jaya layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lain diseluruh nusantara.
Pembagian makanan dari hasil dari udidaya kepiting bakau kepada siswa/i TK di Desa Air Ringau

Masyarakat Desa Air Ringau beserta pengurus BUMDes mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Natuna, khususnya para pemuda dan penggiat media sosial, untuk turut memberikan dukungan nyata. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan eksposur dan kepercayaan pasar terhadap produk unggulan dari Serasan Timur.

"Ini adalah kebanggaan kita bersama. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Natuna. Mari kita tunjukkan solidaritas dengan cara Like, Comment, dan Share postingan tentang BUMDes Air Ringau Jaya di media sosial Kemendesa PDTT," ujar salah satu Pendamping Desa, yaitu pada laman dibawah ini: 👇👇👇
Dukungan digital dari masyarakat sangat berarti untuk menunjukkan bahwa produk-produk lokal Natuna memiliki daya saing yang kuat. Dengan semakin luasnya informasi ini tersebar, diharapkan peluang pasar untuk kepiting soka hasil budidaya anak daerah semakin terbuka lebar, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Desa Air Ringau dan sekitarnya.

Mari kita kawal bersama karya dari ujung negeri agar semakin dikenal luas ditingkat nasional. Dari Natuna untuk Indonesia!


Penulis : Fandi
EDiting : TPP Kepri
Copyright : @tppkepri 2026 

Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri: Lintas Instansi Perkuat Sinergi di Pulau Serasan melalui Gema Bakti Nusantara 2026

Kegiatan Kolaborasi di Ujung Negeri di PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026)

TPP Kepri – Serasan : Semangat kolaborasi membangun negeri terpancar kuat diperbatasan paling utara Indonesia. Dengan mengusung tema "Kolaborasi Pengabdian di Ujung Negeri", kegiatan Gema Bakti Nusantara 2026 sukses diselenggarakan di Gedung PLBN Serasan pada Rabu, 22 April 2026. Acara ini menjadi momentum bersejarah yang mempertemukan berbagai pilar kepemimpinan daerah dan pusat untuk bersinergi demi kesejahteraan masyarakat diwilayah kepulauan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Dr. Erwin Indrapraja, S.H, M.H. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya integrasi program antar instansi diwilayah perbatasan. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Natuna, Danlanud Raden Sadjad, perwakilan Kantor Pertanahan (Kantah) Natuna, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM. Basarnas Kabupaten Natuna dan Kemenerian PUPR, menegaskan bahwa pembangunan wilayah terdepan memerlukan keterlibatan seluruh lini, baik dari aspek hukum, pertahanan, pertanahan, hingga keselamatan jiwa.
Peserta kegiatan Kolaborasi di Ujung Negeri di PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026)

“Kehadiran kami disini adalah bentuk komitmen bahwa negara hadir disetiap jengkal tanah air. Kolaborasi ini adalah kunci agar program pemerintah, mulai dari kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi, dapat menyentuh masyarakat secara langsung dan tepat sasaran,” ujar salah satu unsur pimpinan dalam arahannya.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran jajaran pemangku kepentingan lokal. Tampak hadir Camat Serasan dan Camat Serasan Timur, beserta seluruh Kepala Desa dan perangkat desa dari kedua kecamatan tersebut. Tidak ketinggalan, garda terdepan pemberdayaan masyarakat seperti Pendamping Desa, Pendamping Koperasi, serta Ketua dan pengurus koperasi se-kecamatan Serasan turut berperan aktif dalam rangkaian kegiatan ini.
Peserta kegiatan Kolaborasi di Ujung Negeri di PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026)

Selain layanan pengobatan gratis yang disediakan oleh RSAU dr. Yuniati WK, simulasi penyelamatan laka kapal oleh Basarnas serta bakti sosial pembagian sembako kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi strategis. Para pendamping desa dan pengurus koperasi memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai penguatan ekonomi desa serta aspek legalitas pengelolaan aset desa dibawah pengawasan Kejaksaan dan Kantor Pertanahan.

Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi struktur ekonomi dan sosial di Serasan. Dengan adanya pendampingan dari berbagai ahli dibidangnya, tata kelola desa dan koperasi diharapkan semakin transparan dan berdaya saing.

Acara ditutup dengan Malam Keakraban yang mempertemukan para pejabat teras dengan tokoh masyarakat setempat. Suasana hangat tersebut menjadi bukti bahwa jarak geografis "Ujung Negeri" bukan menjadi penghalang bagi terciptanya kolaborasi pengabdian yang nyata, tulus, dan berkelanjutan bagi rakyat Indonesia diperbatasan.


Penulis : Fandi
Editor : TPP Prov. Kepri
Copyright TPP Prov. Kepri @2026

Danlanal Natuna Resmi Buka Gema Bakti Nusantara 2026 di PLBN Serasan: Sinergi Kesehatan dan Keselamatan untuk Masyarakat Perbatasan

Kegiatan Gema Bakti Nusantara 2026, Sumber : Fandi (22/4-2026)

TPP Kepri - Serasan : Gema Bakti Nusantara 2026 resmi dimulai dengan khidmat di Gedung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan pada Rabu, 22 April 2026. Acara yang menjadi simbol kehadiran negara diwilayah garda terdepan ini dibuka secara langsung dengan kata sambutan dari Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) wilayah Natuna Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.I.P., P.S.C. Kehadiran beliau menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dan instansi terkait dalam meningkatkan kesejahteraan serta keamanan masyarakat diwilayah kepulauan.

Peserta dari berbagai Instansi terkait juga turut hadir di Gema Bakti Nusantara 2026 PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026).

Dalam sambutannya, Danlanal Natuna menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi antara RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani (Lanud Raden Sadjad) dan Basarnas Kabupaten Natuna. Beliau menekankan bahwa pembangunan diwilayah perbatasan tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga mencakup kualitas kesehatan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana maritim. "PLBN ini adalah beranda depan kita. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kita ingin memastikan masyarakat Serasan dan Serasan Timur merasakan langsung manfaat dari sinergi antar lembaga," ujar beliau.

Peserta dari berbagai Instansi terkait juga turut hadir di Gema Bakti Nusantara 2026 PLBN Serasan, Sumber : Fandi, (22/4-2026).

Segera setelah pembukaan, agenda utama pengobatan gratis pun dimulai. Tim medis dari RSAU dr. Yuniati WK bergerak cepat melayani ratusan warga yang telah memadati lokasi sejak siang hari. Layanan yang diberikan cukup komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga konsultasi spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan). Salah satu layanan yang paling banyak diminati adalah pembersihan telinga secara medis, sebuah layanan yang jarang dapat diakses warga karena keterbatasan fasilitas dokter spesialis dipulau-pulau terluar.

Paralel dengan layanan kesehatan, diarea perairan sekitar PLBN, Basarnas Kabupaten Natuna dibawah kepemimpinan Kakansar Abdul Rahman, SE, melaksanakan simulasi penanganan Kecelakaan Kapal (Laka Kapal). Simulasi ini mempertontonkan teknik evakuasi korban dari laut ke darat dengan standar operasional prosedur yang ketat. Aksi heroik personel Basarnas dalam memperagakan penyelamatan darurat ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat nelayan setempat agar lebih waspada dan memahami langkah awal saat terjadi musibah dilaut.

Pemeriksaan Kesehatan THT pada Gema Bakti Nusantara, Sumber : Fandi, (22/4-2026

Tidak hanya soal urusan formal, kegiatan ini juga dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara petugas dan penduduk lokal melalui Malam Keakraban. Momen ini menjadi ruang bagi warga Serasan dan Serasan Timur untuk duduk bersama, berdialog, dan merasakan kedekatan dengan para penjaga kedaulatan serta tenaga medis yang bertugas diwilayah mereka.

Hingga acara berakhir pada sore hari, antusiasme warga tetap tinggi. Gema Bakti Nusantara 2026 sukses menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang baik antara pemerintah, TNI, dan instansi vertikal lainnya mampu memberikan dampak positif yang masif. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan demi mewujudkan masyarakat perbatasan yang sehat, tangguh, dan sejahtera.


Penulis : Fandi
Editor : TPP Prov. Kepri
Copyright TPP Prov. Kepri @2026

Gema Bakti Nusantara 2026: RSAU dr. Yuniati WK dan Basarnas Gelar Pengobatan Gratis Serta Simulasi Keselamatan di Pulau Serasan

Foto PLBN Serasan, Sumber : Fandi, 22/4-2026

TPP KEPRI - Serasan : Semangat kepedulian sosial dan kesiapsiagaan bencana menyelimuti Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Melalui program bertajuk "Gema Bakti Nusantara 2026", kolaborasi lintas instansi antara RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani (Lanud Raden Sadjad) dan Basarnas Kabupaten Natuna menggelar serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dipusatkan di Gedung PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Serasan pada Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan yang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB ini menarik perhatian luas dari warga didua kecamatan, yakni Serasan dan Serasan Timur. Agenda utama yang menjadi magnet bagi warga adalah layanan pengobatan gratis. Dalam pelaksanaannya, tim medis dari RSAU dr. Yuniati WK menyediakan berbagai layanan kesehatan primer hingga spesialis, mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pembersihan telinga, serta konsultasi dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT).
Flayer Pemberitahuan kegiatan gema bakti nusantara, Sumber WAG, 22/4-2026

Layanan ini dianggap sangat krusial mengingat akses terhadap dokter spesialis diwilayah kepulauan seringkali memerlukan perjalanan jauh ke pusat kabupaten. Dengan hadirnya para tenaga medis profesional langsung ditengah masyarakat, warga dapat melakukan deteksi dini terhadap keluhan kesehatan yang mereka alami tanpa dibebani biaya.

Selain fokus pada aspek kesehatan fisik, Gema Bakti Nusantara 2026 juga menekankan pada aspek keselamatan jiwa dilaut. Mengingat Natuna didominasi oleh wilayah perairan, Basarnas Kabupaten Natuna dibawah koordinasi Kakansar Abdul Rahman, SE, menggelar simulasi penanganan kecelakaan kapal (Laka Kapal). Simulasi ini melibatkan personel terlatih yang memeragakan prosedur penyelamatan korban tenggelam dan evakuasi medis darurat diperairan.

"Kegiatan ini bukan sekadar simulasi rutin, melainkan upaya edukasi agar masyarakat maritim kita memiliki gambaran yang jelas mengenai langkah-langkah penyelamatan jika terjadi situasi darurat dilaut," ujar perwakilan penyelenggara disela-sela kegiatan.
Flayer Pemberitahuan kegiatan gema bakti nusantara, Sumber WAG, 22/4-2026.

Kemeriahan acara ini tidak hanya berhenti pada agenda formal dan teknis. Sebagai bentuk penguatan tali silaturahmi, panitia juga menyelenggarakan Malam Keakraban bersama masyarakat Serasan dan Serasan Timur. Momen ini menjadi ruang dialog santai antara aparat, tenaga medis, dan warga lokal demi menciptakan harmoni dalam bermasyarakat.

Pelaksanaan kegiatan di PLBN Serasan juga memberikan simbol tersendiri mengenai kehadiran negara diwilayah garda terdepan NKRI. Fasilitas PLBN yang megah dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan publik, membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur diperbatasan selaras dengan peningkatan kualitas hidup manusianya.

Antusiasme warga yang akan hadir menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dinantikan. Diharapkan, melalui Gema Bakti Nusantara 2026, tingkat kesehatan masyarakat meningkat dan kesadaran akan keselamatan dilaut semakin tertanam kuat, menjadikan masyarakat Serasan tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan geografis wilayahnya.



Penulis : Fandi
Editor : Admin
Copyright : TPP Kepri @2026

Kamis, 16 April 2026

Negara Memanggil! Pemerintah Buka Lowongan 35.476 Pegawai BUMN untuk Perkuat Desa & Nelayan

Logo Panselnas Pengadaan SDM RI, Sumber : Media, 16/4-2026

TPP Kepri - Serasan : Sebuah peluang besar bagi putra-putri terbaik bangsa resmi dibuka. Pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) mengumumkan pembukaan rekrutmen nasional besar-besaran untuk memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput. Program ini menyasar penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh penjuru Indonesia.

Langkah strategis ini merupakan mandat langsung dari Presiden melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Pemerintah berambisi menciptakan ekosistem ekonomi desa yang tidak hanya kuat dan modern, tetapi juga berkelanjutan melalui sentuhan tenaga profesional muda.

Formasi Raksasa: 35.476 Posisi Menanti

Dalam tahap pertama ini, pemerintah menyediakan kuota yang sangat signifikan, yakni sebanyak 35.476 formasi. Adapun rincian posisinya adalah sebagai berikut:
  1. 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Posisi ini akan bernaung sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
  2. 5.476 Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih: Posisi ini akan bernaung sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Seluruh kandidat yang lolos akan diikat dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebagai pegawai BUMN. Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan sosok yang memiliki integritas tinggi dan mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat.
Surat Sumber Informasi, Surat Kemenko Pangan RI No. 200/SES.M.PANGAN.4/SP/4/2026, 16/4-2026.

Persyaratan dan Ketentuan Seleksi

Pemerintah membuka kesempatan ini bagi lulusan pendidikan tinggi dengan kriteria yang cukup inklusif:
  1. Pendidikan: Lulusan D-III, D-IV, dan S-1 dari semua jurusan.
  2. Usia: Maksimal 35 tahun.
  3. Prestasi Akademik: IPK minimal 2,75.
Proses seleksi akan dijalankan dengan merit-based system. Artinya, seluruh tahapan menjunjung tinggi prinsip transparansi, keterbukaan, dan berbasis kompetensi. Tidak ada ruang bagi praktik "titipan" atau jalur khusus dalam rekrutmen ini.

Waspada Penipuan: Gratis dan Transparan

Pemerintah menegaskan dengan sangat keras bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun. Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi peserta sendiri.

Penyelenggaraan rekrutmen ini merupakan kerja kolaboratif lintas kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian PANRB, Kemenkop, KKP, hingga BP BUMN untuk memastikan proses berjalan akuntabel.

Link Pendaftaran dan Jadwal

Mengingat durasi pendaftaran yang cukup singkat, para peminat diharapkan segera mempersiapkan dokumen pendukung. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 15 April 2024 hingga 24 April 2026.

Informasi selengkapnya mengenai persyaratan detail dan mekanisme pendaftaran hanya dapat diakses melalui laman resmi:


"Inilah saatnya mengambil bagian dalam pengabdian nyata. Negara memanggil saudara-saudara sekalian untuk hadir di desa dan kampung nelayan guna membangun Indonesia dari akar yang paling kuat," pungkas pesan dalam siaran pers tersebut.

Informasi lainnya bisa dilihat melalui laman resmi Panselnas pada tautan ini https://phtc.panselnas.go.id. Ayo segera mendaftar Sobat Desa.



Penulis : Fandi
Editor : Admin
Copyright : TPP Kepri

Sabtu, 11 April 2026

Gali Potensi Desa, Mendes Yandri Instruksikan Transformasi Lahan di Majene

Kunjungan Wakil Bupati Majene Andi Ritamariani ke Menteri Desa Yandri Susanto, Sumber Foto : Media Informasi Kemendes PDT


TPP Kepri - Serasan Timur : Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong produktivitas lahan di desa-desa agar menjadi desa tematik, yang fokus pada karakteristik lokal (pertanian dan perikanan) demi membentuk potensi unggulan desa.

 

Menurutnya, hal itu amatlah penting karena akan mengubah desa menjadi pelaku ekonomi produktif melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) untuk menyejahterakan warga, salah satunya menciptakan lapangan kerja baru di desa-desa.

 

"Jangan sampai desa-desa di Kabupaten Majene ini jadi penonton dengan program-program prioritas Bapak Presiden, salah satunya MBG. Buat saja desa tematik, dipetakan saja desa A potensinya apa, misal 10 desa ikan nila, 10 desa ikan lele, 10 desa ayam petelur. Maksud saya jangan sampai kebutuhan MBG itu Bapak/Ibu ambil dari luar daerah/kabupaten," papar Mendes Yandri saat menerima audiensi Wakil Bupati Majene Andi Ritamariani, di ruang kerjanya, Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).

 

Tak hanya itu, Mendes Yandri juga berharap Majene dapat mengembangkan potensi desa dengan merambah ke pasar ekspor. Hal itu merupakan sinergi program yang berkaitan dengan pencapaian sejumlah sasaran pembangunan, di antaranya pengentasan kemiskinan dan peningkatan nilai tambah bagi para petani di desa.

 

Namun demikian, ia berharap desa tidak hanya sebagai penyedia bahan baku, namun juga kepada pengolahan berstandar ekspor yang sesuai ekspektasi pasar atau negara tujuan. Dengan demikian maka hal itu dipastikan bakal memperluas pemasaran ke luar negeri serta mendorong aktivitas ekonomi desa kepada pengembangan produk lokal.

 

"Atau desa coklat, buat aja kita desa pengekspor coklat misalnya ya, kan. Misal kita buat bahan bakunya, kemudian kita lempar kemana, gitu. Kalau sudah itu dilakukan, wah Majene gak usah ngarep transfer dari daerah lagi. Karena sudah pasti maju semua desanya itu," pungkasnya.